Bila Engkau Membalas Pencela Dengan Mencelanya, Apa Bedanya?

Apa Bedanya.
Telegram salafyways https://goo.gl/vLphkg
IG: Salafyways

Apabila ada orang mencela lalu kita balas mencela..

Ketika ada orang meng-ghibah kemudian kita gantian membicarakannya..

Lalu apa bedanya..?

Bukankah diantara sifat Ibadurrahman (hamba-hamba Allah ar-Rahman) adalah,

وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا

“Dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan” [QS. Al Furqon: 63]

• Jika memang nyata ada cacat cela kita, katakan padanya:

“Terima kasih.. Jazakumullah khayran (semoga Allah membalas kebaikanmu)..

Engkau telah bersusah payah menunjukkan kesalahanku..

Alangkah indah bila sampaikan langsung hal itu padaku..”

• Adapun bila ternyata yang disampaikan tidak benar, ucapkanlah..

“Jazakumullah khayran (semoga Allah membalas kebaikanmu).. Bertakwalah kepada Allah saudaraku..

Engkau telah melimpahkan sebagian pahalamu kepadaku..

Takutlah akan hari pembalasan..”

Lalu berpaling-lah…

[Lihat Syarah Riyadhus Shalihin: 4/297-298 asy-Syaikh al-‘Utsaimin]

Tak perlu dibalas..

Sebab kita beda dengan mereka..

@sahabatilmu
Reposted by : :busts_in_silhouette: Grup wa manhaj salaf Channel telegram salafyways https://goo.gl/vLphkg
IG: Salafyways

 

Sumber : Channel telegram salafyways https://goo.gl/vLphkg

Jazakumullahu khoiran untuk @sahabatilmu, channel salafy ways.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *